Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitos Odol & Mentega Bisa Sembuhkan Luka Bakar, Faktanya?

Ninis Putri Harahap , Jurnalis-Minggu, 17 Maret 2019 |23:44 WIB
Mitos Odol & Mentega Bisa Sembuhkan Luka Bakar, Faktanya?
Kulit Terbakar (Foto: Healthline)
A
A
A

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, luka bakar menyebabkan sekitar 195.000 jiwa meninggal di Indonesia setiap tahun. Data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan (Kemkes) 2013 mencatat, luka bakar menempati urutan keenam penyebab cedera tidak disengaja (unintentional injury) dengan tingkat prevalensi 0,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Riset Kemkes tersebut juga menekankan anak-anak usia 1-4 tahun menjadi kelompok umur yang paling rentan terkena luka bakar dengan tingkat prevalensi sampai 1,5 persen.

Fakta ini semakin diperkuat oleh riset epidemologi sejumlah dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada tahun 2013-2015, dimana sebanyak 108 pasien (82,3 persen) luka bakar adalah kelompok anak-anak (pediatric group) yang berusia 1-4 tahun.

Baca juga :

Dokter spesialis bedah plastik, dr Aryanto Habibie, SpBP-RE, menyatakan, saat seseorang mengalami luka bakar, banyak yang salah kaprah dalam penanganan pengobatannya. Seperti mengoleskan odol, mentega, tepung dan sebagainya. Hal tersebut lanjut dr Ari, malah memperparah luka bakar tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement