Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kupas Tuntas Fenomena Mengembalikan Keperawanan, Aman atau Bahaya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 17 Maret 2019 |06:00 WIB
Kupas Tuntas Fenomena Mengembalikan Keperawanan, Aman atau Bahaya?
Ilustrasi (Foto: Womenshealthmagazine)
A
A
A

Kemudian, tindakan ini juga tidak disarankan pada ibu yang 3 bulan pasca melahirkan. Ibu menyusui juga tidak disarankan untuk menjajal tindakan ini. Ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter pribadi Anda supaya tindakan yang Anda harapkan membawa dampak baik ke Miss V sesuai dengan harapan.

Sementara itu, bagaimana sebetulnya tindakan ini dilakukan?

Tindakan rejuvination vagina biasanya menggunakan laser sebagai alat utamanya. Laser ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan kolagen di area vaginal. Laser tersebut bekerja dengan cara menghasilkan panas pada dinding Miss V. Teknologi laser tersebut dapat memanaskan jaringan lunak dan basah yang melapisi Miss V dan labia, sehingga terjadi pembentukan kolagen baru.

Laser yang digunakan biasanya berfrekuensi 2.940 nanometer yang bekerja tepat sasaran hingga dinding Miss V bagian dalam. Fungsinya untuk membuat dinding Miss V terasa lebih elastis, kenyal, kencang, dan pada beberapa kasus bisa tampak lebih segar warna Miss V-nya.

Terkait dengan durasi pengerjaan, untuk sekali treatment, biasanya dibutuhkan waktu 15 hingga 30 menit. Hasilnya bisa langsung dirasakan oleh si perempuan. Tapi sayangnya suami tidak bisa langsung "jajal" karena butuh proses calm down after tindakan. Kurang lebih menunda penetrasi selama 2 minggu.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement