Kumala dan teman sekolahnya mempelajari bidang bioplastik, dan mengambil inspirasi dari bahan-bahan baru yang berbasis jagung dan kedelai. Mereka menyusun resep mereka sendiri menggunakan tepung singkong, minyak sayur, dan resin organik.
Baca Juga:
5 TKI Cantik Ini Bikin Pria Nyesel Gak Buru-Buru Nikahin
Terlihat Modis, Kate Middleton Pakai Baju Terbalik?
Plastik ini akan rusak selama beberapa bulan di darat atau di laut, atau langsung dalam air panas. Kumala mengklaim bioplastik itu tidak beracun, yang dia tunjukkan dengan melarutkan dan meminumnya.
Meminumnya membuktikan bahwa bioplastik tidak akan berbahaya bagi hewan laut. Maka, Kumala akhirnya meluncurkan Avani Eco dan membuat ponco plastik dari singkong. Faktanya, pabrik Avani memiliki kemampuan untuk memproduksi plastik lima kali lebih banyak dari pabrik plastik lainnya.