Pabrik parfum bahkan sudah jarang mendeklarakasikan bahan-bahan yang mereka gunakan karena dianggap rahasia dagang. Padahal, tak sedikit di antara bahan-bahan tersebut yang dapat memicu alergi, seperti bersin-bersin.
"Reaksi ini mungkin terlihat konyol, tetapi itu adalah masalah kesehatan. Banyak orang yang bereaksi keras terhadap aroma atau bau yang kuat," tutur Grenville.
Pendapat yang sama juga diutarakan oleh Dr Stanley Caress, seorang profesor di jurusan lingkungan dari University of West Georgia. Kepada MyHealthNewsDaily.com ia mengatakan,
"Orang yang menderita asma, sebagian besar dari mereka peka secara kimia. Oleh karena itu, produk-produk parfum atau wewangian sangat menjengkelakan mereka. Semua orang tahu, sebagian besar produk parfum komersial, bahkan penyegar udara, dibuat dari bahan-bahan kimia yang dapat memicu iritasi pernapasan," ungkap Stanley.
Dari pemaparan para ahli diatas, setidaknya kita sudah memiliki sedikit gambaran alasan parfum dilarang dibawa ke dalam area konser maupun pertandingan sepakbola. Semuanya tidak terlepas untuk menjaga kenyamanan dan keamanan para penonton.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.