Dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications, para peneliti memberi DMC pada lalat buah, cacing, dan tikus. Hasilnya ternyata cukup mengejutkan! Terlihat bahwa senyawa mampu memperpanjang rentang hidup lalat dan cacing sebesar 20%, sementara pada tikus, senyawa terbukti melindungi hati mereka, bahkan ketika aliran darah berkurang.

Para peneliti yang dipimpin oleh Frank Madeo mengatakan, “Penelitian ini mengidentifikasi DMC sebagai senyawa anti-penuaan dengan efek kardioprotektif pada tikus dan potensi untuk mendorong umur panjang pada semua spesies.”

Untuk menggali lebih dalam terkait penelitian ini, para peneliti menyatakan bahwa DMC bekerja dengan merangsang Autophagy, mekanisme tubuh untuk membersihkan sel-sel tua dan menggantinya dengan sel-sel baru yang lebih sehat.