Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Salah Kaprah, Nyamuk DBD Tak Tinggal di Tempat yang Kotor!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 16 Februari 2019 |18:00 WIB
Jangan Salah Kaprah, Nyamuk DBD Tak Tinggal di Tempat yang Kotor!
Nyamuk DBD tak tinggal di lingkungan kotor (Foto: Mnn)
A
A
A

Demam berdarah menjadi penyakit yang dikhawatirkan sekarang ini. Data Kemenkes mencatat, ada 20.321 orang menderita demam berdarah dengue (DBD) dari awal Januari hingga 14 Februari 2019.

Data tersebut menjelaskan lebih lanjut, korban meninggal dunia telah mencapai 196 orang dengan jumlah terbanyak ada di Jawa Timur dengan korban jiwa 52 orang dan kedua NTT sebanyak 19 orang.

Nah, untuk meminimalisir kasus ini, masyarakat diminta untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), Tindakan ini diharapkan bisa memutus rantai kehidupan nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebar virus dengue yang membahayakan nyawa manusia.

Untuk memaksimalkan tindakan PSN, Dokter Spesialis Parasitologi Klinik Prof. dr. Saleha Sungkar, DAP&E, MS, SpParK, memberikan penjelasan yang mungkin tidak Anda ketahui sebelumnya atau bahkan pandangan salah kaprah yang selama ini beredar di lingkungan.

nyamuk

Hal pertama yang disorot adalah tempat tinggal si nyamuk. Prof Saleha menjelaskan, nyamuk penyebab DBD ini tergolong nyamuk yang cerdas dan bersih. Dia tidak suka tinggal di got atau saluran air yang kotor.

"Nyamuk ini hidupnya di tempat yang bersih, sebut saja di bak mandi, penampung air di dispenser, atau juga gentong air. Satu hal yang mesti diketahui juga, nyamuk ini sukanya tinggal di dalam rumah, bukan di luar rumah," katanya pada Okezone saat ditemui langsung di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, beberapa waktu lalu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement