Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Miris! Gadis 13 Tahun Gantung Diri karena Ibunya Lebih Sayang Anjing Peliharaan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 13 Februari 2019 |11:39 WIB
   Miris! Gadis 13 Tahun Gantung Diri karena Ibunya Lebih Sayang Anjing Peliharaan
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SAAT anak merasa kurang diperhatikan orangtuanya, banyak hal negatif mungkin terjadi. Kepribadian si anak pun berpengaruh, misalnya saja anak akan menjadi sosok yang apatis dan kesepian.

Kurangnya perhatian dari orangtua pun bisa menyebabkan anak sampai bunuh diri, seperti yang dialami seorang gadis 13 tahun asal Inggris, Amber Pear. Dia ditemukan tewas gantung diri karena merasa tidak diperhatikan orangtuanya.

Dilansir Okezone dari BBC, Guru Amber Peat, David Wallace mengatakan, dia mengantar bocah itu pulang karena ibu dan ayah tirinya berurusan dengan hewan peliharaan mereka. Tubuh Amber ditemukan di semak-semak tiga hari setelah dia dinyatakan hilang di Mansfield pada 31 Mei 2015.

Baca Juga: Antre ATM dengan Baju Tipis Tanpa Bra, Wanita Ini Kena Auto Azab!

Wallace memiliki "firasat" ada sesuatu yang tidak beres dari keluarga Amber, Pengadilan Nottingham Coroner's mendengar Amber, 13, hilang dari rumah pada 3 April 2014, ketika dia dan keluarganya tinggal di Tibshelf dan lebih dari setahun sebelum kematiannya.

Wallace, seorang guru di Tibshelf Community School, menerima telepon yang mengatakan kalau dia bertemu Amber di sekolah dan setelah dia memeriksa bocah itu baik-baik saja, dia menelepon keluarganya untuk memastikan apakah aman untuk Amber kembali ke rumah. Apalagi, ibu Amber Kelly Pear diketahui lebih perhatian ke anjing peliharaannya dibanding anaknya sendiri.

Dia diberitahu melalui telepon, Kelly atau ayah tirinya Daniel Peat tidak bisa datang menjemput Amber karena anjing mereka sedang dalam proses persalinan, jadi dia meminta izin untuk membawa Amber pulang ke rumah.

Baca Juga: Tampil Seksi di Pantai, Pantat Montok Selebgram Ini Kena Azab!

Menurut pengakuan Wallace, Amber "sangat tenang" dalam perjalanan pulang, tetapi dia mengatakan kalau orangtuanya tidak pernah peduli padanya dan lebih tertarik pada anjing keluarga. Wallace berkata, saat sampai di rumah, dia tidak melihat adanya suasana berbahaya yang ditunjukan kedua orangtua Amber.

 Di sisi lain, Staf di Tibshelf mempertimbangkan untuk merujuk Amber ke perawatan sosial, tetapi rencana ini ditunda ketika keluarganya setuju untuk menemui pihak mediator untuk membahas perilaku Amber. Pada sebuah pertemuan di bulan Mei 2014, Wallace mengatakan Amber dan orang tuanya seperti menutupi suatu hal dan dia memiliki "firasat" ada sesuatu yang tidak baik di rumah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement