Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jumlah Dokter Hewan di Indonesia Tak Sampai Setengah dari yang Dibutuhkan

Tiara Putri , Jurnalis-Selasa, 12 Februari 2019 |21:01 WIB
Jumlah Dokter Hewan di Indonesia Tak Sampai Setengah dari yang Dibutuhkan
Ilustrasi (Foto: Emaze)
A
A
A

"Fungsi dokter hewan itu bukan hanya sekadar menangani hewan kesayangan. Pertama, fungsinya kalau saya bilang adalah food safety atau keamanan pangan yang berasal dari hewan, itu tugas dokter hewan. Makanan dari hewan seperti daging, telur, dan susu yang dikonsumsi masyarakat itu tanggung jawab dokter hewan," jelas drh. Munawaroh.

Menurutnya, bila tidak ada dokter hewan, masyarakat bisa mengonsumsi daging yang terkena antraks maupun meminum susu yang tercemar bakteri. Selanjutnya, fungsi kedua adalah zoonosis yaitu mencegah ancaman penularan penyakit dari hewan dan manusia. Di sisi lain, kesehatan hewan juga sama pentingnya dengan kesehatan manusia.

 Baca Juga: Antre ATM dengan Baju Tipis Tanpa Bra, Wanita Ini Kena Auto Azab!

"Penyakit dari hewan itu banyak, tidak hanya rabies saja. Bisa toksoplama, PIB, meningitis, dan lainnya," tambah drh. Munawaroh.

Terakhir, fungsi dokter hewan adalah memastikan kesejahteraan hewan. "Dokter hewan perlu mengajak masyarakat bagaimana caranya agar hewan bahagia dan sejahtera," pungkas drh. Munawaroh.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement