"Maka, akan sangat aneh ketika anak laki-laki dipakaikan baju pink atau sebaliknya," ungkapnya.
Selain warna, alat bermain laki-laki dan perempuan pun kadang menjadi sasaran dari penafsiran gender ini. Ya, kalau anak laki-laki itu ada baiknya bermain mobil-mobilan dan sebisa mungkin jangan bermain boneka. Sebab, itu adalah permainan perempuan.
Konsep gender ini semakin dianggap aneh ketika seorang pria malah memilih mengurus rumah dan anak-anak. Di lain sisi, si istri yang mencari nafkah.
"Padahal, dalam kasus seperti ini, tidak salah kemudian suami istri menentukan sikap seperti itu. Tentu dengan catatan keduanya sama-sama setuju dengan tugasnya dan menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin," tambah Herna.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.