Nah, selain dua hal tersebut, Anda juga mesti tahu ada yang namanya gender dan ini biasanya terbentuk dari kesepakatan masyarakat dan kultur yang berkembang di dalamnya. Makna sederhana dari gender ini adalah tugas atau fungsi dari seksualitas itu sendiri.
Salah satu contoh pertanyaan yang mungkin masih rancu bagi Anda adalah; Ketika seorang pria mengenakan pakaian perempuan dan dia nyaman dengan hal tersebut, itu dinamakan gender atau seksualitas?
"Kalau kasusnya demikian, itu namanya gender. Sebab, bagaimana pun si laki-laki tetap lahir sebagai laki-laki dan dengan alat kelamin Mr P. Sedangkan, kesukaannya mengenakan pakaian perempuan, itulah yang dinamakan gender," paparnya.
Kemudian, tidak bisa dipungkiri kalau masyarakat kita memberikan cap-cap atau makna khusus pada warna. Misalnya saja ketika si bayi lahir ke dunia, kalau dia laki-laki, maka warna yang pas adalah biru. Sementara, jika bayinya perempuan maka warna yang pas adalah merah muda.
Padahal, sambung Herna, warna itu sendiri tidak memiliki makna tersebut. Masyarakat yang menciptakan pemaknaan itu.
Baca Juga: Kasus Murid Serang Guru, Benarkah Generasi Milenial Arogan?