Ayat Alquran menjelaskan tentang mati suri bisa dilihat pada Surat Az-Zumar ayat 42 yang artinya “Allah memegang jiwa (orang) ketik matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belummati di waktu tidurnya, maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya yang demikian itu terdapat tanda-tanda kkuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.”
Di dalam islam sendiri kematian bukanlah benar-benar mati, tapi hakikatnya hanyalah perpindahan alam kehidupan sehingga dengan sangat mudah Allah mengambil ruhnya atau mengembalikannya. Hal ini sama seperti ketika tidur, ruh manusia dalam genggaman Allah dan dikembalikannya saat manusia bangun sehingga mati suri merupakan sesuatu yang sangat rasional terjadi berdsarkan paradigma Islam dalam memandang kematian.
BACA JUGA : Disangka Sedang di Pesawat, Kenyataan Video Ini Bikin Tepuk Jidat
Selain itu dalam Alquran dijelaskan bahwa mati suri berarti salah satu ujung tali roh terlepas tetapi dia masih hidup karena ujung lainnya masih terikat. Itulah yang membuatnya bisa kembali hidup. Mirip seperti orang tidur. Dalam islam juga diketahui bahwa roh diibaratkan seperti tali yang memilliki ujung terikat pada tubuh. Jika salah satu ujung terlepas dari badan memungkinkan bagi manusia melayang-layang atau biasa dikenal sebagai mimpi atau mati suri.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.