Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cukup Tidur Jadi Obat Pereda Nyeri Terbaik, Ini Penjelasan Ahli

Alma Dwi , Jurnalis-Rabu, 06 Februari 2019 |21:15 WIB
Cukup Tidur Jadi Obat Pereda Nyeri Terbaik, Ini Penjelasan Ahli
Dampak kurang tidur (Foto: Familydoctor)
A
A
A

TAK sedikit orang mengalami susah tidur. Ini bisa disebabkan lantaran insomnia atau gangguan tidur lainnya yang mengharuskan seseorang untuk begadang. Biasanya orang yang kurang tidur menjadi mudah lelah dan kurang segar saat bangun di pagi hari. Namun, efek kurang tidur bukan cuma itu lho!

Melansir Health Line, Rabu (6/2/2019), sebuah studi baru dari University of California, Berkeley, yang diterbitkan dalam The Journal of Neuroscience menjelaskan bahwa kurang tidur memiliki efek langsung pada bagaimana otak kita memproses rasa sakit, yang mengarah ke rasa sakit yang lebih intens pada hari berikutnya. Dalam beberapa hal, kesehatan seseorang bisa berubah secara drastis karena kurang tidur.

Untuk meneliti bagaimana kurang tidur dapat memengaruhi rasa sakit, para peneliti merekrut 25 orang untuk menjalani tes stimulus rasa sakit. Pada percobaan pertama partisipan diberi stimulus rasa sakit dan diberi waktu tidur satu malam penuh dan seminggu kemudian partisipan diberi stimulus rasa sakit setelah begadang.

 BACA JUGA : Unik, Lihat Gaya Ibu-Ibu yang Pilih Yoga di Tepi Sawah

Penelitian tersebut menggunakan elektroda yang dipanaskan yang diaplikasikan pada kaki kiri, di mana para peneliti dapat mengumpulkan informasi tentang rasa sakit berdasarkan suhu yang diterapkan pada kulit. Dalam kedua kasus tersebut, partisipan diamati selama periode semalam penuh, untuk memastikan kepatuhan dalam periode tidur yang sehat, atau tidak sama sekali.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement