Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sampai Kapan DBD Bakal Mengintai?

Dewi Kania , Jurnalis-Rabu, 06 Februari 2019 |08:51 WIB
Sampai Kapan DBD Bakal Mengintai?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Provinsi yang mempunyai kasus tertinggi suspect DBD adalah Jawa Timur, Jawa Barat, NTT, Lampung, Sulawesi Utara, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Kabupaten/Kota yang melaporkan DBD sebanyak 403 dari 33 provinsi. Juga sebanyak 259 kabupaten/kota melaporkan adanya peningkatan kasus.

"Sebenarnya sudah berulang kali saya peringatkan dan berikan edaran sejak Oktober. Di situ trennya kelihatan. Lalu pemda merespons langkah yang dilakukan," ujar Anung saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Kalau melihat tren, hingga akhir Februari pasien yang terjangkit DBD masih tinggi. Makanya, pemerintah berupaya untuk menurunkan populasi nyamuk agar tidak semakin mewabah. "Februari ini juga kita turunkan populasi nyamuk. Sampai akhir bulan harus waspada karena penderita DBD masih tinggi," tambahnya.

Sementara itu, ada satu yang menarik dari peningkatan jumlah penderita DBD dari hari ke hari. Banyak faktor yang memengaruhi kondisi tersebut dan jadi tantangan tersendiri dalam menurunkan prevalensi DBD.

Baca Juga: 9 Foto Cuaca Ekstrem di Amerika yang Bikin Ngakak

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement