Project ini merupakan hasil dari dua tahun bereksperimen dengan aplikasi edit foto, yang menurut Rankin mampu mengubah segalanya, mulai dari warna kulit, bentuk tubuh, hingga mengubah fitur wajah menjadi berbeda dari aslinya.
“Meski hanya (diedit) sedikit, aku tetap menganggap itu mengganggu. Meski sederhana, tapi hampir seperti membuat karakter kartun versi dirimu,” ujarnya.
Menurutnya, yang lebih menyeramkan lagi, tidak pernah ada pembahasan atau diskusi yang mengangkat topik ini, seakan menganggap permasalahan sosial ini sebagai sesuatu yang wajar.
BACA JUGA : Jangan Biasakan Lepas Alas Kaki saat Penerbangan, Kenapa?
“Sesuatu seperti Photoshop, yang merupakan program yang jauh lebih kompleks dan tidak sulit diakses, sebenarnya merupakan bagian dari perubahan sosial yang besar. Menurutku, filter-filter ini berbahaya,” pungkasnya.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.