TAHUN Baru imlek tentunya akan membawa kebahagiaan ke setiap orang. Bagaimana tidak, untuk merayakan tahun baru ini, akan banyak sekali pertunjukan yang akan di gelar di berbagai tempat. Pertunjukan tersebut dapat berupa atraksi barongsai atau liong dan juga dapat berupa penerbangan lampion.
Nah, yang paling disenangi pada perayaan Imlek biasanya adalah amplop. Amplop yang dimaksud biasanya disebut dengan angpau dan memiliki warna fisik merah. Akan tetapi, angpau ini tidak dapat diberikan kepada sembarang orang.
“Yang dapat adalah mereka yang tidak produktif, biasanya anak-anak dan orang tua,” tutur Suhu Xiang Yi kepada Okezone.
Baca Juga: 5 Potret Cantiknya Mendiang Saphira Indah saat Hamil

Suhu Xiang Yi menambahkan, seiring berjalannya tradisi pemberian angpau sampai sekarang, orang yang sudah bekerja tetap bisa menerima angpau selagi orang tersebut belum dalam status menikah.
Oleh karena itu, orang yang sudah menikah dan memiliki pekerjaan akan menjadi pemberi kepada orang-orang yang berhak. Tujuannya pun sangat sederhana, yaitu kebahagiaan. “Supaya yang menerima angpau sama-sama berbahagia melewati tahun dengan baik,” tutur Suhu Xiang Yi.
Baca Juga: Zodiak yang Diprediksi Ketiban Untung di Februari 2019, Cek Siapa Tahu Zodiak Kamu!
Nominal uang yang diberikan dalam angpau pun tidak terikat peraturan. Jadi, setiap orang akan memberikan sesuai kemampuan mereka. Akan tetapi, biasanya orang membedakan jumlah nominal yang diberikan kepada orang dewasa, dengan yang akan diberikan kepada anak-anak.
“Orang tua tentunya besar (nominalnya). Anak kecil kalau diberikan uang terlalu besar takut disalahgunakan. Karena itu, besar atau kecil itu sesuai dengan keadaan,” tutur Xiang Yi.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.