Buat mama muda yang baru melahirkan buah hati pasti rasanya panik kalau mendengar tangisan. Karena si kecil dianggap tidak dapat berkomunikasi langsung dengan orangtuanya lewat ucapan verbal.
Jangan salah lho Moms, sebenarnya bayi 0-3 bulan sudah paham diajak berkomunikasi sebaik mungkin. Begitu juga dengan tanda-tanda yang ditunjukkan saat si kecil membutuhkan sesuatu.
Misalnya, ketika si kecil lapar atau mengalami perasaan tidak nyaman, pasti suara tangisannya berbeda. Coba deh, pahami pelan-pelan supaya Anda tidak panik.
Demi memudahkan kaum mama muda yang dianggap masih sulit mengurus bayi, Dosen Manajemen Informatika Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Medhanita Dewi Renanti menciptakan aplikasi menarik berupa kamus bahasa bayi. Idenya muncul di saat dirinya ikut seminar tentang tumbuh kembang bayi, di usia 6 bulan kehamilan anak pertamanya.

Baca Juga: 8 Manfaat Super Minum Madu Sebelum Tidur, Patut Dicoba!
"Pas ikut seminar tumbuh kembang anak, pembicaranya dr Adhiatma Gunawan cerita kalau dapat sertifikat bahasa bayi dari Australia. Dia bilang kalau bayi 0-3 bulan sifatnya universal," ujar Medhanita saat dihubungi Okezone, Rabu (30/1/2019).