Hingga saat ini ia mengatakan bila penerapan PPK sudah hampir mencapai 85%. Di tahun 2019, diharapkan bisa mencapai 100% karena didampingi oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) masing-masing provinsi. Selain konsep, hambatan lain dalam penerapan adalah populasi yang besar, sinergi tripusat pendidikan, kondisi prasarana dan sarana, serta peristiwa yang terjadi di masyarakat.
Di sisi lain, PPK diperlukan untuk membentuk manusia-manusia yang memiliki nilai kehidupan di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi. Sebab apabila tidak dipersiapkan, maka instrumen teknologi, informasi, komunikasi malah akan disalah gunakan untuk merusak.
"PPK itu ingin mempersiapkan generasi masa depan secara sungguh-sungguh sehingga bukan hanya memiliki skill dan keterampilan tapi juga nilai-nilai. Penguatan PPK akan menghasilkan generasi yang bukan hanya pintar menggunakan gawai tetapi bisa menggunakan gawai untuk mencegah kerusakan lingkungan meningkatkan ekonomi, dan membangun komunikasi sosial yang baik," pungkas Doni.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.