
Selain itu, hotel tersebut juga memiliki kelemahan karena berada di persimpangan empat jalan. "Banyak aktivitas bergerak di sekitarnya yang berpeluang membuat kondisi lokasi jadi sedikit kuat, tidak tenang, dan memancing api atau emosi," ungkap pemilik akun Facebook Jenie Feng Shui.
Di persimpangan jalan juga ada sedikit energi tajam yang berpeluang memotong. Jenie Feng Shui menuturkan bila orang-orang yang ada di lokasi debat sebaiknya tidak memotong pembicaraan lawan saat bersuara atau berpendapat. "Jangan sampai terjadi potong memotong karena dapat memicu konflik dan emosi," tuturnya.
Hotel Bintang 4 dengan segudang fasilitas
Meski diselimuti mitos angker, Hotel Bidakara tetap populer sebagai hotel laris. Ada beberapa faktor yang membuat hotel berbintang 4 ini tetap ramai dikunjungi tamu.
Pertama, lokasi hotel bintang empat dengan standar internasional satu ini termasuk salah satu yang paling strategis di Jakarta Selatan. Terletak di area bisnis strategis di selatan Jakarta, tepatnya di kawasan Jenderal Gatot Subroto, Pancoran Jakarta Selatan yang mana penuh dengan kawasan bisnis dan swasta.