"Dulu 'kan kita biasanya temenan cuma sama geng dari SMA. Sekarang ini kadang kita dimasukin ke sebuah grup hanya karena anaknya satu sekolah padahal enggak begitu kenal. Dari pesan di grup bisa muncul konflik karena ada perbedaan, mulai leave group, ribut-ribut," tutur Mona.
Dirinya mengatakan, hal yang membuat keributan sebenarnya bukan topik yang tengah dibahas melainkan cara menyampaikan pendapat. "Menurut aku sepanas apapun topiknya yang bikin ribut adalah cara bicara, menyampaikan pendapat yang ternyata tidak enak di hati orang lain," ungkap Mona.
Baca Juga: Meghan Markle Keceplosan Soal Usia Kehamilan dan Jenis Kelamin sang Anak

Hal yang sama, menurut Mona, bisa terjadi ketika berhadapan dengan suami maupun anak-anak. "Dari situ kita harus belajar ternyata kadang-kadang pertengkaran yang heboh bukan karena topiknya. Ketika komunikasinya asyik, seheboh apapun topik permasalahannya justru malah bisa menjadi masukan yang seru. Kadang-kadang karena kesalahan berbicara atau mungkin karena emosi nada bicaranya jadi tinggi, di situlah pertengkaran terjadi," jelasnya.