ADA sebuah kejadian unik yang mewarnai kehadiran Bella Hadid di Negeri Jiran, Malaysia. Kedatangan Bella kali ini diketahui untuk meramaikan acara launching jam terbaru milik brand kenamaan dunia, Tag Heuer. Adik kandung Gigi Hadid itu sendiri merupakan salah satu brand ambassador merek tersebut.
Setelah sukses membuat histeris para penggemarnya yang sudah mengantre selama berjam-jam, Bella dan para tamu undangan meluangkan waktu untuk menikmati makan malam di salah satu hotel berbintang lima. Acara ini juga dihadiri oleh sederet artis papan atas Indonesia, salah satunya Maia Estianty.

Melalui unggahan story Maia, di tengah-tengah momen makan malam, Bella kedapatan sedang menikmati salah satu kuliner khas Malaysia, apalagi kalau bukan nasi lemak. Uniknya, nasi lemak yang disantap Bella itu disajikan di atas daun pisang lengkap dengan kertas nasi berwarna cokelat seperti yang sering digunakan penjaja nasi bungkus.
(Baca Juga:Yuk, Bikin Nasi Goreng Babat Gongso untuk Makan Malam!)
Tanpa segan-segan, Bella mencicipi kudapan bercita rasa gurih tersebut di hadapan para tamu undangan lainnya. Nasi lemak itu ia letakkan di atas piring makannya yang masih menyisakan sepotong hamburger berukuran mungil.
Berbicara soal nasi lemak, Okezone telah merangkum empat fakta unik yang wajib Anda ketahui tentang makanan tersebut. Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.
Arti nasi lemak
Istilah lemak dalam Bahasa Melayu atau lamal dalam Bahasa Minangkabau merujuk pada rasa dan tekstur gurih berminyak yang dihasilkan santan kelapa. Bahan makanan inilah yang kemudian melepaskan kandungan lemak nabatinya ke dalam nasi yang tengah ditanak atau diolah. Pembahasan tentang asal usul nasi lemak juga sempat dituliskan oleh Sir R.O. Winstedt pada bukunya yang berjudul ‘The Circumstances of Malay Life’ tahun 1909.
(Baca Juga:Siap-Siap Ketagihan! Ini 4 Makanan Jepang Populer yang Lezatnya Enggak Kalah dari Sushi)

Asal-usul nasi lemak
Pada awalnya, nasi lemak bukanlah satu makanan atau menu sarapan yang dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat Melayu. Kebiasaan memakan nasi lemak dimulai sebagai bekal makanan yang sering dibawa oleh petani-petani padi ataupun para pekerja perkebunan seperti karet, kelapa sawit, sayur-sayuran, dan lain-lain.
Isi nasi lemak
Nasi lemak biasanya dihidangkan dengan telur yang direbus, digoreng, atau didadar, kemudian diberi tambahan irisan mentimun, ikan bilis atau teri goreng, dan sambal cabai. Namun seiring berkembangnya zaman, nasi lemak kini dijual dengan berbagai pilihan lauk-pauk seperti tempe, tahu, petai, kacang tanah goreng, kacang panjang, sate daging, ayam, sotong, cumi-cumi, udang, ikan, keran, hati sapi, dan parutan kelapa.