2. Pilih cerita yang kita suka dan sesuai dengan anak
Setelah meluangkan waktu, langkah selanjutnya adalah memilih cerita yang kita sukai. “Pilih cerita yang kita suka, karena kita pasti sudah menetapkan goals atau moral value yang ingin kita sampaikan kepada anak. Nah, dari situ kita pasti bisa memilih mana cerita yang sesuai dengan tujuan, mana yang tidak,” ujar Ariyo.
Selanjutnya Ariyo menyebutkan alasan mengapa cerita yang dipilih haruslah cerita yang disukai oleh sang ibu. “Dengan menyampaikan cerita yang kita suka, maka kita akan memiliki sinar mata dan ekspresi yang berbeda,” tambah Ariyo.

3. Pastikan sudah tahu alur ceritanya
Menurut Ariyo, kita harus membaca dan tahu cerita yang ingin dibacakan kepada anak terlebih dulu. Dengan mengetahui alur cerita, kita jadi tahu mana bagian yang seru, mana bagian yang sedih, dan lain-lain. Selain itu, kita jadi bisa bercerita dengan lancar, seakan cerita itu mengalir begitu saja dari mulut.