MEENAKSHI Valand adalah satu dari sejumlah orang di dunia yang melahirkan bayi setelah mengalami transplantasi rahim. Dan dia sangat gembira.
"Saya tidak bisa berhenti menangis setelah anak perempuan saya lahir. Ini adalah air mata kebahagiaan, saya kehilangan enam anak dalam beberapa tahun terakhir," katanya kepada BBC.
Perempuan berumur 28 tahun ini melahirkan di India bulan lalu setelah menerima rahim yang disumbangkan ibunya.
Selama pernikahannya yang telah berlangsung selama sembilan tahun, Meenakshi kehilangan dua bayinya setelah hamil secara penuh, mengalami empat keguguran dan akhirnya menderita rahim yang memiliki parutan bekas luka.
Dia mengalami keadaan yang dinamakan sindroma Ashermans.
Tetapi dia tidak menyerah. "Saya menginginkan anak saya sendiri. Saya tidak ingin menyewa rahim perempuan lain atau surogasi."
Menurut International Journal of Applied Research, sekitar 15% penduduk usia subur bermasalah, dan 3-5% dari kasus ini disebabkan karena tidak berfungsinya rahim.
Dia dihubungi Dr Shailesh Putambekar, ahli bedah yang mengepalai pencangkokan rahim di Galaxy Care Hospital, kota Pune.
Ibunya, Sushila Ben menyumbangkan rahimnya agar Meenakshi dapat memiliki bayi.
Transplantasi berhasil dilakukan oleh tim yang beranggotakan 12 orang pada bulan Mei 2017.
Tetapi pada bulan Januari tahun ini, dia mengalami masalah lagi: pemindahan rahim pertama mengalami kegagalan. Dia kemudian menerima pemindahan kedua pada bulan April.
(Baca Juga: Luar Biasa, Bocah Asongan Ini Mampu Berbicara Lebih dari 10 Bahasa)
(Baca Juga: 5 Alasan Berat Badan Naik Kembali Setelah Diet)
(Baca Juga: Heboh Manohara, 5 Artis Cantik Ini Juga Berbusana Latex Super Seksi)
Dua puluh minggu kemudian, Radha dilahirkan prematur, seberat 1,45 kg.
Dr Putambekar mengatakan, "Tekanan darah Meenakshi tiba-tiba naik dan kami memutuskan melakukan bedah caesar. Bayi dilahirkan prematur dalam keadaan baik."

Ini adalah untuk pertama kalinya kelahiran seperti ini dilakukan di India dan merupakan yang ke-12 di dunia.