SEBAGIAN besar bagian dari tubuh seseorang adalah air. Dan tentunya, setiap makhluk hidup pasti membutuhkan air. Jika Anda sedang mengandung, Anda tentu butuh mengonsumsi air lebih dari biasanya. Dilansir dari Boldsky, Senin (12/11/2018), dokter menyarankan bahwa wanita yang sedang hamil harus mengonsumsi sekitar 2,3 liter cairan setiap harinya atau setara dengan 10 gelas air putih.
Jika seorang wanita hamil tidak meminum cukup banyak air, hal ini akan menyebabkan dampak besar pada dirinya dan bayi yang ada di kandungannya. Ketika wanita hamil kurang mengonsumsi air, tubuhnya akan lebih sulit untuk mengatuh panas yang dihasilkan di dalam tubuhnya. Secara alami, panas yang dihasilkan di dalam tubuh wanita hamil lebih dari yang diproduksi dalam tubuh wanita yang tidak hamil.
Akibatnya, jika hal ini tidak diatur secara benar, wanita hamil tersebut akan rentan terhadap hal-hal seperti overheating. Jika ini terjadi pada trimester pertama, hal ini akan menyebabkan cacat saraf dan kadang-kadang keguguran. Produksi ASI juga terpengaruh dari kurangnya konsumsi air selama kehamilan. Jika seorang wanita yang sedang hamil kurang mengonsumsi cairan, ini akan mempengaruhi kemampuan produk ASI wanita tersebut.

Dalam kondisi yang ekstrim, ini mungkin mengarah pada situasi di mana tubuh ibu tidak menghasilkan cukup ASI untuk memberikan nutrisi yang sehat kepada bayi yang baru lahir. Untuk menghindari hal ini, penting bagi seorang wanita hamil untuk memastikan bahwa ia cukup minum air putih setiap harinya.