GENERASI muda memegang peranan penting dalam kemajuan sebuah bangsa. Termasuk Indonesia yang memiliki jumlah penduduk terbesar ke empat di dunia, memiliki jumlah generasi muda yang juga besar.
Dengan jumlah yang besar, generasi muda diharapkan Presiden Joko Widodo dapat memberikan dampak yang signifikan dalam memajukan negara. Di zaman yang sudah modern dan didukung pula oleh kemajuan teknologi, generasi muda diharapkan dapat berinovasi di segala bidang, termasuk kesehatan.
Generasi muda yang melakukan penelitian di bidang kesehatan menjadi tumpuan bangsa untuk mewujudkan kualitas kesehatan yang lebih baik. Penelitian yang dilakukan pun tidak sekadar disukai semata, tapi juga bisa bermanfaat bagi masyarakat.
BACA JUGA:
Gaya Pertama Cut Meyriska Berhijab, Bikin Jatuh Hati!
"Inilah yang sangat penting dengan program young inovator, semua riset diharapkan mampu bisa menghasilkan produk inovasi lainnya. Riset harus mendapatkan hasil yang benar-benar bermanfaat dan berkembang dengan baik. Saya mengapresiasi setinggi tingginya program ini," papar Prof. H. Mohamad Nasir, Ak, Ph.D – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, dalam acara Konferensi Pers Novartis Young Innovators’ Camp (NYIC), di Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Tidak hanya meneliti dan berinovasi, dalam pemaparannya, Mohamad Nasir berkali-kali mengingatkan pada inovator muda yang terpilih untuk melakukan diskusi selama tiga hari, agar melakukan penelitian yang sesuai dengan kebutuhan. Pasalnya, selama ini para peneliti hanya melakukan penelitian yang cenderung hanya disukai atau diingini saja, belum tentu dibutuhkan.
"Kaitan masalah riset kedepan, selama ini peneliti cenderung meneliti hanya sesuai keinginan. Sekarang bagaimana penelitian diharapkan sesuai dengan kebutuhan, jadi penelitian diarahkan pada target, bidang farmasi yang penting di bidang kesehatan," imbuhnya.
Mohamad Nasir melanjutkan, proses di dalamnya ada perencanaan riset nasional. Obat-obatan terkait dengan kesehatan sangat penting untuk diteliti. Inovasi di bidang farmasi pun dianggap sangat penting, maka Kementerian Ristek dan Teknologi mengawal semua itu.
"Kementerian ingin mengawal semua itu, agar penelitian yang dilakukan bukan sekadar riset yang diingini saja, tapi juga dapat mendatangkan keberhasilan," ucap Mohamad Nasir.
Ada sekiar 25 orang anak muda yang terpilih mengikuti Novartis Young Inovator's camp. Mohamad Nasir mengharapkan salah satu dari anak muda yang menjadi peserta dapat berkembang sampai jadi peneliti yang tidak berhenti sampai sini saja, tapi dilanjuti ke produk inovasi.
BACA JUGA:
4 Gaya Stylish Cyntia Livianty, Adik Bungsu Maia Estianty
"Dalam kaitan dengan perkembangan dunia yang begitu pesat, hal yang sangat penting kita harus yaitu punya trobosan baru, supaya para peneliti bisa betul-betul bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Sampai sekarang obat-obatan sekira 90 persen impor, sementara kita punya alam begitu besar, jadi sangat bergantung pada young inovator ini, semoga dapat mengeluarkan produk yang luar biasa," harap Mohamad Nasir.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.