Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Diabetes Bisa Tumbuh dan Hidup Normal Jika Ditangani Seperti Ini

Tiara Putri , Jurnalis-Rabu, 31 Oktober 2018 |16:30 WIB
Anak Diabetes Bisa Tumbuh dan Hidup Normal Jika Ditangani Seperti Ini
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PENYAKIT diabetes dapat menyerang siapa saja. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa terkena penyakit akibat gangguan sistem metabolisme ini. Penyebabnya pun tak hanya sebatas karena faktor keturunan.

Diabetes terbagi menjadi tipe 1 dan tipe 2. Pada tipe 1, tidak disebabkan oleh faktor keturunan. Penyakit ini terjadi karena autoimun. Bila seorang anak terinfeksi Coxsackievirus dan virus polio, maka dirinya bisa berisiko terkena diabetes. Begitu juga dengan defisiensi vitamin D.

Sedangkan pada diabetes tipe 2, faktor genetik bisa jadi penyebabnya. Tapi ada faktor lain yang turun berperan yaitu gaya hidup, obesitas dan tekanan darah tinggi. Tak bisa dipungkiri, sekarang ini banyak anak yang mengalami kelebihan berat badan dan senang mengonsumsi makanan manis. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya resistensi insulin. Selain itu, bila tekanan darah tinggi pada anak dibiarkan begitu saja, maka bisa berdampak pada sistem metabolik.

 (Baca Juga:Bocah Berusia 10 Tahun 'Diusir' dari Restoran karena Ajak Pacarnya Berkencan)


Sama seperti diabetes pada orang dewasa, diabetes pada anak juga tidak bisa disembuhkan. Akan tetapi, anak dengan diabetes tetap bisa tumbuh dan berkembang selayaknya anak normal. Tentu saja harus melalui kontrol metabolik yang baik.

"Anak dengan diabetes bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, enggak masalah. Makanya lebih baik ketahuan di awal biar lebih bagus. Dia juga tidak ada makanan pantangan, kecuali gula, itu harus dijaga betul-betul," ujar dokter spesialis anak, dr Aman B. Pulungan, SpA (K) saat ditemui Okezone dalam sebuah acara di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

 

Dijelaskan oleh dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu, survival skill seorang anak yang terkena diabetes harus baik. Dengan begitu dia bisa mengontrol dirinya dan hidup normal seperti anak lain.

 (Baca Juga:Terlilit Hutang, Pria Asal Amerika Serikat Ini Memutuskan Tinggal di Desa Terpencil India)

"Dia bukan sehat sempurna tapi terkontrol dengan insulin dengan pola hidup teratur. Dia harus bisa nyuntik sendiri. Biasanya kalau di atas umur 8 tahun kita ajar suntik sendiri, harus bisa, cek gula darah harus mengerti, dan harus bisa mengatur pola makannya," terang dr Aman.

Kontrol metabolik pada anak diabetes berupaya menjaga kadar gula darah dalam batas normal atau mendekati nilai normal. Kontrol itu harus mencegah terjadinya hipoglikemia pada anak. Pengelolaan yang dilakukan antara lain pemberian tata laksana yang sesuai, baik insulin maupun obat-obatan. Lalu ada pengaturan makan, olahraga, edukasi, dan pemantauan gula darah secara mandiri (home monitoring).

"Anak itu menjadi lebih disiplin dari orang di seluruh dunia. Dia harus tahu apa yang dimakan, istirahat cukup, olahraga cukup, makan teratur, dan ketika dewasa jangan merokok," tutur dr Aman.

Untuk mencapai kontrol metabolik yang optimal butuh kerja sama dan penanganan menyeluruh dari banyak pihak. Baik oleh keluarga, ahli endokrinologi anak atau dokter anak, ahli gizi, ahli psikiatri, psikologi anak, pekerja sosial, dan edukator.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement