Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Agar Lebih Memikat dan Mendunia, Pengembangan Wisata di Morotai Terus Ditingkatkan

Annisa Aprilia , Jurnalis-Rabu, 31 Oktober 2018 |18:41 WIB
Agar Lebih Memikat dan Mendunia, Pengembangan Wisata di Morotai Terus Ditingkatkan
Morotai (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KABUPATEN Morotai atau Pulau Morotai menjadi salah satu bagian dari 10 destinasi Bali baru, yang diprioritaskan pemerintah untuk mampu menarik wisatawan mancanegara hingga 20 juta sampai 2019. Sebagai daerah yang diprioritaskan, kabupaten yang masih termasuk dalam kawasan Provinsi Maluku Utara tersebut tidak hanya sekadar indah dan memikat, tapi juga perlu memudahkan wisatawan yang mencapainya.

Prinsip 3A (aksesibilitas, amenitas, atraksi) pun diharap mampu dipenuhi oleh tiap pemerintah daerah, agar wisatawan domestik dan mancanegara yang datang berkunjung merasa nyaman dan ingin mengunjungi kembali. Termasuk Kabupaten Morotai sebagai bagian dari destinasi prioritas, daerah yang dipimpin oleh Bupati Benny Laos tersebut telah hampir memenuhi prinsip 3A, hanya saja proses pembangunannya sedang berjalan.

“Konsep 10 Bali baru ini dalam tema 3A sudah jalan semua, akses bandara sudah siap untuk boeing, pelabuhan untuk perjalanan laut, melalui jalur darat tol laut Pak Jokowi juga sudah berjalan dan sedang diselesaikan, tambah pesawat boeing sudah bisa mendarat,” papar Benny Laos, Bupati Kabupaten Morotai saat berkunjung ke redaksi Okezone, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2018).

Tidak hanya aksesibilitas yang Benny terangkan, dari sisi atraksi pemerintah daerah Morotai pun kabarnya sedang menyiapkan beragam acara seperti salah satunya Festival Sail Morotai. Selain itu, acara lainnya yang menampilkan kearifan lokal, seni, budaya, sudah disiapkan untuk tahun depan dan diharapkan bisa berjalan semua, termasuk ketersediaan lokasi untuk acara besar kegiatan aktivitas wisata.

 

“Akomodasi, hotel, restoran, kuliner khas sudah ada yang eksis, hotel pun sedang ada yang dibangun, jadi sekarang kalau ingin ke Morotai sudah cukup mudah dicapai dan lengkap fasilitasnya,” imbuhnya.

 

Di sisi lain, meski ada angka kunjungan wisatawan mancanegara yang perlu dikejar, sayangnya Bandar Udara Leo Wattimena yang ada di Kabupaten Morotai, untuk sementara masih melayani penerbangan domestik. Tapi, berdasarkan keterangan Benny, kedepannya bandara akan dibuat dan melayani penerbangan internasional.

 BACA JUGA:

Waspadai Gejala Kanker Sarkoma yang Bisa Diawali Nyeri Sendi dan Perut Kembung

“Tujuannya tentu agar lebih mudah dijangkau oleh 12 negara tetangga yang menjadi target, termasuk Jepang dan Darwin, Australia. Kalau Morotai pangsa pasar wisatawan mencanegara potensinya lebih banyak dari Jepang, karena ada 2,5 juta kunjungan penyelam. Cukup besar potensinya, ada pula sisa peninggalan sejarah dari perang dunia, yang sedang dipugar kembali, target 2020 selesai,” tandasnya.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement