Terlepas dari itu, Yoo mengatakan dia tidak kecewa pada tindakan anak-anaknya. Ia justru bangga akan kemandiriannya dengan bekerja sebagai kolektor kotak kertas di penggilingan selama 14 jam yang menghasilkan Rp30 ribu dan sakit punggung.
“Di pagi hari, saya berangkat sekitar jam 07.00 atau 08.00 pagi. Biasanya sekitar jam 07.00 pagi. Mungkin ia akan bekerja sampai jam 10.00 malam? Sekitar 09.00 atau 10.00 malam lah,” tutur Stephen yang mengunggah video tersebut sebagaimana dilansir dari Next Shark, Senin (29/10/2018).
Ketika ditanya apakah penghasilannya cukup untuk membuatnya berhasil, Yoo menunjukkan bahwa dia tidak menghabiskan banyak uang untuk makanan.
“Saya terutama memiliki cabai merah atau pasta kedelai, jadi saya tidak menghabiskan banyak untuk makanan. Saya berhasil bertahan,” tambah Yoo.
Yoo menerima pensiun bulanan sebesar 200 USD atau setara Rp3 juta dari pemerintah. Namun, ia tidak memiliki cara lain untuk menghasilkan uang daripada mengumpulkan dan menjual kotak.