Salah satu alasannya mengapa tertawa dapat mengakibatkan kematian antara lain adalah, ketika tertawa terlalu keras, hal ini akan menimbulkan serangan jantung, paru-paru, kolaps, hernia strangulata, stroke, rupture aneurisma otak dan kejang gelastik. Selain itu, kemungkinan yang lainnya adalah Anda dapat mengalami cataplexy. Cataplexy adalah suatu kondisi di mana Anda sadar tetapi tidak dapat menggerakkan otot-otot.

Tertawa terlalu keras atau berlebihan juga dapat menyebabkan sinkop atau pingsan. Sinkop adalah hasil dari suatu situasi ketika seseorang terlalu berlebihan saat tertawa yang kemungkinan berisiko pada tingkat pernapasan. Pada akhirnya, hal ini akan menyebabkan Anda terlalu banyak kehilangan karbon dioksida dalam tubuh. Sehingga tertawa berlebihan dapat membuat Anda merasa pusing dan bahkan pingsan.
Baca juga: Tidur Siang di Kantor, Membuat Pegawai Lebih Cerdas Ambil Keputusan
Jadi, meskipun menyenangkan, berusahalah untuk mengontrol tawa Anda apabila sedang bersenda gurau dengan keluarga atau pun teman-teman Anda. Karena apabila Anda terlalu keras saat tertawa, hal ini justru akan mengubah kesenangan Anda menjadi sebuah malapetaka yang berujung dengan kematian.
(Fakhri Rezy)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.