Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perdebatan Antara Cinta dan Seks, Kamu Pilih Mana?

Annisa Aprilia , Jurnalis-Rabu, 17 Oktober 2018 |00:05 WIB
Perdebatan Antara Cinta dan Seks, Kamu Pilih Mana?
Ilustrasi (Foto: Independent)
A
A
A

MENJALIN hubungan dengan seseorang katanya mesti menerima pula segala kelemahan dan kekurangannya. Tapi, kalau kelemahannya di atas ranjang yang konon jadi salah satu kunci hidup bahagia, masihkah Anda menerima kehadiran pasangan? Dapatkah setia mesti kurang terpuaskan?

Sepanjang waktu pembahasan perihal cinta tanpa seks menjadi perdebatan yang alot. Bagi sebagian orang cinta mampu terjadi meski tanpa seks, sementara sisanya menganggap cinta bisa luntur jika tidak dibumbui seks.

Di sisi lain, hubungan asmara atau bisa dibilang rumah tangga, jika pasangan merasa kurang ternafkahi batinnya, bisa jadi hal tersebut mengundang hadirnya pihak ketiga. Sebab, seks atau persenggamaan merupakan kebutuhan psikologi setiap orang yang sebaiknya memang dipenuhi, dengan atau tidak bersama pasangan.

“Ini mungkin hal yang dibenci untuk dipikirkan, namun, rasa haus akan seks pada pasangan dapat terjadi dengan orang ketiga,” ungkap salah seorang warganet yang memberikan pandangannya jika hidup berumah tangga tanpa seks, dikutip Okezone dari laman Witty Feed, Rabu (17/10/2018).

Tidak hanya satu orang warganet saja yang menyatakan perasaannya jika hidup tanpa hubungan seksual. Pasalnya, menurut netizen lain, kebutuhan hubungan seksual dianggap sama pentingnya dengan cinta.

“Seks secara luas diterima sebagai cara yang tepat untuk mengekspresikan cinta. Tapi, tidak setiap tindakan seksual adalah ekspresi cinta,” tulisnya.

Baca Juga: Ditilang Malah Ajak Polisi Seks Threesome, Selebgram Seksi Ini Tanggung Akibatnya

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement