ADA banyak sekali jenis sayur-sayuran di dunia dan kadang orang sering menganggap sayuran tersebut sebagai buah-buahan. Contoh yang paling sering diperdebatkan oleh orang-orang adalah tomat. Statusnya sebagai buah atau sayur sangat kontroversial sehingga pada tahun 1893, Mahkamah Agung sampai harus mempertimbangkan dan menyelesaikan masalah ini.
Yang menjadi persoalan bukanlah rasa manis atau pun biji. Apa pun yang tumbuh di tanaman dan merupakan sarana yang membuat tanaman itu mengeluarkan benihnya disebut buah-buahan. Jadi, buah bukan bagian dari tanaman itu sendiri, tetapi bagian reproduksi yang tumbuh dari tanaman.
Berbeda dengan sayuran. Apabila Anda memakan sayuran, itu berarti Anda memakan tanaman itu sendiri atau beberapa bagian dari tanaman itu. Jadi, untuk menjawab pertanyaan Anda, berikut adalah 5 sayuran yang sering disangka buah-buahan, yang telah dilansir Okezone dari BussinessInsider, Jum’at (12/10/2018).
BACA JUGA:
Tidur Siang di Kantor, Membuat Pegawai Lebih Cerdas Ambil Keputusan
Tomat

Meskipun secara teknis tomat adalah buah, namun masih banyak yang beranggapan bahwa tomat adalah sayuran. Secara historis, tomat adalah buah dari pohon anggur, sama seperti mentimun, dan kacang polong. Seperti yang telah dijelaskan, apa pun yang tumbuh dari tanaman dan tanaman itu mengeluarkan benih, maka itu adalah buah-buahan. Jadi tomat adalah buah, bukan sayuran.
Paprika

Banyak juga yang masih berpendapat bahwa paprika adalah jenis sayur-sayuran. Namun, sama hal nya dengan tomat, paprika juga merupakan hasil benih dari pohonnya. Jadi, paprika tergolong dalam jenis buah-buahan, bukan sayur-sayuran.
Jagung

Jagung diperlakuka seperti biji-bijian di pertanian dan seperti sayuran di dapur. Namun, secara ilmiah, tak satu pun dari kategori tersebut benar. Karnel merupakan benih yang digunakan tanaman jagung untuk bereproduksi. Sehingga, secara ilmiah, jagung adalah jenis buah kering.