Sebelumnya, kontrasepsi hormon dengan dosis tinggi memang beredar di pasaran. Kontrasepsi jenis ini menyebabkan efek samping. Namun, saat ini kontrasepsi dengan dosis tinggi tidak lagi diproduksi dan diganti dengan pil KB yang lebih aman.
Menurut dr Anton, untuk mencegah kehamilan tidak diperlukan hormon yang tinggi. Oleh karena itu, peneliti tidak lagi membuat kontrasepsi dengan hormon tinggi. Sebelumnya, dosis pada pil KB sebesar 50 mcg dan saat ini diturunkan menjadi 20 mcg sehingga minim efek samping.
"Sekarang yang minum pil KB malah wajahnya bisa lebih cantik dan segar. Adanya
(Santi Andriani)