ANDA mungkin tahu bahwa selama ini ayam peliharaan itu sekadar ayam jago, ayam negeri, dan ayam kampung. Padahal ada dua jenis ayam lain yang pastinya menarik untuk dipelihara.
Adalah ayam ketawa dan ayam pelung. Okezone coba merangkumnya khusus untuk Anda.
Ya, apakah Anda pernah dengar ayam ketawa? Coba bayangin suaranya kaya apa!
Ayam Ketawa itu varietas ayam yang berasal dari Sidenreng Rappang, sekitar 184 kilometer dari Makassar, Sulawesi Selatan. Ayam ini memang punya nama Ayam Ketawa karena bunyi kokokannya yang menyerupai bunyi ketawa manusia. Ayam Ketawa juga disebut sebagai ayam manugaga.
Nah, Ayam Ketawa ini juga punya beberapa jenis berdasarkan suara yang dihasilkannya. Jenis ayam ketawa meliputi ketawa Gretek, Dangdut, Slow, bahkan Mak Lampir. Dih yang terakhir seram banget, ya.

(Foto: Wordpress)
Ayam Ketawa juga dibagi lagi berdasarkan interval suaranya; ada 3 macam, yaitu suara kokok dengan interval cepat (Garetek/ Gretek), suara kokok dengan interval lambat (Gaga), dan suara dengan interval mendayu-dayu (Dodo).
Sementara itu, bagaimana dengan ayam pelung? Apa keistimewaannya?

(Foto: Cemanifarms)
Ayam pelung adalah ras ayam lokal unggul dari daerah Cianjur, Jawa Barat. Berbeda dengan kebanyakan biakan ayam yang diseleksi untuk penampilan fisik, ayam pelung diseleksi karena suara kokokannya yang panjang dan memiliki lagu, seperti ayam ketawa dan ayam Berg. Tentu saja hanya ayam jantan yang memiliki sifat ini.
Biasanya Ayam Pelung akan diikutkan kontes ayam. Hal yang menjadi penilaian adalah panjang pendeknya suara, volume suara, bersih atau kotornya suara, dan bobot ayam pelung.
Agar tampil prima dalam kontes tersebut, ayam pelung harus berusia tidak kurang dari tujuh bulan dan harus meminum jamu dari campuran bawang putih dan menjalani gurah. Segitunya, ya?
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.