"Tujuan utamanya adalah menampilkan hal yang menyenangkan, menarik, dan interaktif. Anda bisa merasakan, mencium, dan dalam kasus-kasus tertentu, bahkan bisa menyentuh makanan," ujar Samuel saat diwawancara The Local.

Sementara itu, sebagai pihak pengorganisir Samuel diketahui lebih lanjut disebutkan sebagai sosok yang bertanggung jawab harus membayar mahal dari setiap barang-barang yang akn dipamerkan untuk diperbarui setiap hari agar tetap segar dan otentik. Maka tak heran, biaya masuk untuk bisa masuk dan merasakan sensasi mengunjungi museum makanan menjijikkan ini setiap pengunjung dikenai tarif 16 Euro atau kurang lebih Rp277.961 namun terkecuali bagi anak-anak yang bisa masuk tanpa dikenakan biaya.
(Santi Andriani)