Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bijakkah Jika Offline dari Email Pekerjaan saat Akhir Pekan?

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 28 September 2018 |15:43 WIB
Bijakkah Jika <i>Offline</i> dari Email Pekerjaan saat Akhir Pekan?
Liburan Kerja (123Rf)
A
A
A

Penelitian lanjutan oleh Virginia Tech University mendapati bahwa orang tak harus mengecek email, tapi meyakini bahwa mereka diharapkan melakukannya dan ini memicu kecemasan yang signifikan.

Selain menyebabkan kecemasan yang bisa menular ke teman dan keluarga, ada dampak kesehatan yang serius pula dari terhubung ke email dan internet.

"Jika kita tidak melepaskan diri dari pekerjaan, kita tidak akan bisa memulihkan diri dari pekerjaan," kata Anna Cox, profesor interaksi komputer dan manusia di University College London, yang spesialisasinya meneliti soal keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan.

Baca juga: Legging Seharga Rp588 Ribu Ini Buat Ribuan Orang Tertipu, Minat?

"Awalnya itu akan berdampak pada produktivitas. Saat Anda bekerja, Anda lelah. Pada akhirnya, jika Anda tidak memulihkan diri dari pekerjaan, maka bisa memicu berbagai masalah fisik dan kesehatan jiwa lainnya."

Kerja kecapekan

Data yang dikumpulkan dalam survey reguler karyawan oleh European Working Conditions Survey menunjukkan bahwa mereka yang menyatakan bahwa mereka bekerja lebih di luar jam kerja melaporkan kondisi kardiovaskuler serta sakit musculoskeletal yang lebih tinggi.

Tapi tak semua menerima larangan membaca email pada akhir pekan. Contohnya di Prancis, Gonord tak yakin apakah aturan itu bekerja sesuai niatan awalnya.

Baca juga: 7 Fakta Film Porno yang Tak Perlu Anda Tiru, Itu Semua Cuma Akting!

Atasannya tidak memaksanya untuk mengecek email bahkan sebelum aturan itu muncul, tapi dia akan sesekali mengecek untuk memastikan proyeknya berjalan sesuai jadwal.

"Jika perusahaan Anda menerapkan hak untuk tidak terhubung itu — dengan menutup akses email ke karyawan — Anda tak punya pilihan selain tak mengecek email," katanya. "Dan saya malah justru akan merasakan tekanan, padahal ini yang berusaha dihapus oleh undang-undang itu."

Sementara itu, ada pihak-pihak lain yang merasa bahwa menetapkan aturan hukum soal email di luar jam kerja tak akan efektif, atau akan sulit diterapkan di negara lain.

Baca juga: Reaksi Pada Tubuh Wanita jika Tidak Berhubungan Seks Dalam Waktu Lama

"Sepertinya kita masih jauh dari itu, apalagi jika kita berpikir akan ada banyak fleksibilitas yang bisa dilakukan," kata Cox. Dia yakin bahwa kita sudah sangat jauh dari jam kerja jam 9 sampai jam 5 sore yang menerapkan "jadwal" ketat untuk mengecek email, sehingga aturan serupa akan ditentang di Inggris atau AS, bukannya malah didukung seperti di Prancis.

Selain itu, ada kesulitan lain.

"Ini sulit diterapkan," kata Cooper. "Jika Anda merasa tak aman di pekerjaan Anda dan ada tingkat pengangguran yang tinggi seperti di Prancis, apakah Anda akan bilang ke atasan Anda bahwa Anda akan menuntut mereka?"

Namun, Cooper yakin bahwa butuh kerjasama antara bawahan dan atasan untuk memastikan mereka bisa menikmati lepas dari layar HP dan tekanan dari email. Hapus akun email kantor Anda dari HP dan tinggalkan kekhawatiran itu sampai Senin.

(Fakhri Rezy)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement