Pada awalnya, mahasiswi jurusan arsitektur ini mengaku tidak pernah berekspektasi sang “Sugar Daddy” yang sangat royal soal uang itu akan menyokongnya secara finansial.
“Awalnya sangat sulit bagiku untuk terbiasa mendapatkan semua hadiah ini! Ia biasanya menyuruh saya untuk membuat 'daftar keinginan' dari hal-hal yang aku inginkan lalu dikirimkan kepadanya, jadi dia bisa membuat surprise kecil untukku dengan membawakan beberapa barang dari daftar tersebut ketika kami berdua bertemu. Kami berdua sangat klik, dan berkomunikasi dengan baik. Setelah pertemuan pertama, ia mulai memberikan uang saku USD1000 per minggu untuk membuatku tetap bisa menjalani gaya hidup ini walaupun ia tinggal berjauhan,” tambahnya.

Soal perannya menjadi “Sugar Baby” ini, diketahui lebih lanjut Gemma hanya memberitahukan beberapa orang teman dekatnya perihal gaya hidup yang ia jalani tersebut, mengingat karena banyak yang membuat asumsi tentang hubungan antara “Sugar Baby” dan “Sugar Daddy”.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.