Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidak Lagi Dilindungi, Ini Asal Usul Burung Murai Batu, Jalak, dan Cucak Rawa

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 07 September 2018 |17:01 WIB
Tidak Lagi Dilindungi, Ini Asal Usul Burung Murai Batu, Jalak, dan Cucak Rawa
Jalak (wikiwand)
A
A
A

Cucak rawa

 Burung Cucok Rowo

Masih ingat dengan lagu 'cucak rowo'? Lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi lawas, Didi Kempot, ini begitu populer di masanya karena menyuguhkan irama sederhana dan gembira. Pada awalnya, tidak banyak yang mengetahui bahwa judul lagu tersebut diambil dari salah satu jenis burung asli Indonesia yakni, cucak rawa. Burung ini berasal dari suku pycnonotidae dan termasuk sejenis burung pengicau.

Nama cucak rawa sendiri berasal dari bahasa Jawa. Orang Sunda menyebutnya dengan nama cangkurawah. Tubuh cucak rawa tidak terlalu panjang sekitar 28 cm. Pada atas kepalanya terdapat mahkota dan penutup telinga berwarna jingga atau kuning pucat. Punggung burung ini didominasi warna coklat zaitun dengan motif 'coret-coret' putih. Sementara sayap dan ekornya didominasi warna hijau kecokelatan. Suaranya terdengar lebih berat dan lebih keras, dengan siulan jernih, jelas, berirama baku yang merdu.

(Fakhri Rezy)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement