Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Top, AP II Kelola 3 Bandara Baru yang Punya Potensi Wisata

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Senin, 03 September 2018 |10:54 WIB
Top, AP II Kelola 3 Bandara Baru yang Punya Potensi Wisata
Bandara Binaka Nias (foto: Ist)
A
A
A

Sementara, Praminto mengatakan, Kemenhub menyambut kerjasama ini dengan antusias. Dengan telah ditandatanganinya MoU ini, dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat. Terutama masyarakat Lampung.

"Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal bagi semua pihak yg terlibat untuk turut serta mengembangkan potensi-potensi ekonomi di Lampung, khususnya Bandara Radin Inten II. Kami akan senantiasa mendukung langkah positif yang akan dilakukan AP II dalam mengembangkan Bandara Radin Inten II," ujar Praminto.

Praminto menambahkan, investasi yang dilakukan AP II akan dilaksanakan secara bertahap, termasuk dari sisi sumber daya manusia dan pelayanan juga harus meningkat.

Ilustrasi 

Prospek kedua bandara tersebut sangat bagus. Bandara Fatmawati sendiri memiliki lalu lintas 1 juta penumpang per tahun, sedangkan Bandara Radin Inten II hampir dua juta per tahunnya.

"Kita harapkan performance kedua bandara akan semakin bagus. Dari sisi investasi akan dilakukan oleh AP II, dari sisi SDM juga terjadi peningkatan yang signifikan, dari sisi pelayanan juga, wajahnya akan jadi lebih baik. Kita harapkan juga dalam 3 tahun ke depan ada satu penambahan rute penerbangan," ungkapnya.

Praminto juga menyatakan optimismenya terhadap Bandara Fatmawati Soekarno. Bandara ini bisa segera merasakan dampak-dampak positif yang akan hadir setelah ditandatanganinya nota kesepahaman antara Angkasa Pura II dengan Kementerian Perhubungan.

"Rekam jejak Angkasa Pura II dalam mengelola bandara sangat positif. Itu sebabnya kami optimis hal-hal positif bisa kita rasakan bersama. Dengan dikelolanya kedua bandara ini oleh AP II, mudah-mudahan hal ini menjadi penarik minat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata di tanah air," cetusnya.

Coorporate action yang dilakukan AP II ini mendapat apresiasi Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menurutnya, pariwisata sangat bisa diandalkan untuk meningkatkan jumlah penumpang untuk bandara-bandara tersebut.

"Destinasi wisata yang diandalkan AP II untuk Bandara Radin Inten II itu ada Pulau Kubur (Pemancingan), Pantai, Tanjung Setia (Surfing), Teluk Kiluan, Pantai Pasir Putih, Way Kambas Nasional Park, Taman Wisata Purbakala Pugung Raharjo dan tentu saja Gunung Krakatau," sebut Menpar Arief Yahya.

Sementara untuk Bandara Fatmawati Soekarno, potensi wisata yang diharapkan ada Benteng Marlborough, Rumah Pengasingan Bung Karno, Pantai Panjang, Pantai Sungai Suci, Pantai Linau Bintuhan, Rumah Ibu Fatmawati Soekarno dan Wild Sumatera Tours.

Khusus Bandara Binaka, yang diincar bisa wisata budaya dan bahari yang ada di Nias. Menpar mencontohkan Pusaka Budaya Nias yang memaparkan situs Megalitik di Nias Selatan. Kemudian Pusaka Budaya Nias yang memaparkan kekayaan adat lompat batu yang tersaji di beberapa Desa di Nias Selatan seperti Desa Bawomatulo.

"Wisata Baharinya juga ada Pantai Tureloto (Nias Utara), di kepulauan Hinako yang popular di antaranya Pulau Serambau dan Pulau Tello. Kemudian ada Pantai Sorake dan Lagundri yang sering dipakai event selancar skala internasional sejak tahun 2005," paparnya.

(Hessy Trishandiani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement