DAGING organ dalam kadang-kadang disebut juga sebagai "jeroan". Kata jeroan berasal dari istilah "jatuh", mengacu pada setiap bagian dari binatang yang jatuh ketika dipotong, seperti ekor, kaki, dan buah zakar.
Selain mengandung banyak vitamin yang terdapat pada setiap jeroan, seperti Vitamin A, B, D, E, Iron, dan Magnesium, daging organ dalam ini juga banyak membawa risiko tinggi bagi kesehatan. Dilansir Okezone dari Medicalnewstoday, Senin (27/8/2018), berikut adalah manfaat dan risiko dari daging organ dalam (jeroan):
1. Liver
Hati adalah daging organ padat yang paling bergizi, hati juga merupakan sumber vitamin A yang kuat. Vitamin A bermanfaat untuk kesehatan mata dan mengurangi penyakit yang menyebabkan peradangan, termasuk segala sesuatu mulai dari penyakit Alzheimer hingga artritis. Hati juga mengandung asam folat, zat besi, kromium, tembaga, dan seng yang dikenal sangat baik untuk jantung dan meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.
(Baca Juga:4 Pantangan yang Harus Dihindari saat Berwisata di Yogyakarta)