"Kalau perihal ilmu nujum yang dilakuka itu benar adanya. Semua yang ada di Indonesia itu pada awalnya bermula dari 'kekuasaan gaib' yang berpusat di Pulau Jawa. Dulunya dikenal dengan istilah nawa dewata, 8 mata angin dan pusatnya ada di tengah," kata Agus.
Agus mengatakan, dari Nawa Dewata inilah kemudian diubah secara nujum, atau jadi Wali Songo. Rupanya, beberapa hal penting yang ada di Nusantara selalu identik dengan angka '9'.
Percaya atau tidak, sebagai contoh, beberapa kerajaan kuno seperti Majapahit, Pajajaran, Sriwajaya, Singasari, hingga Kahuripan memiliki huruf yang berjumlah sembilan.
Ketika Raja Kertanegara gagal mempersatukan Nusantara karena terjadi pengkhianatan, yang berhasil mempersatukan justru seorang panglima perang dari Kerajaan Majapahit yakni, Gajah Mada.
"Coba hitung berapa huruf yang ada di namanya itu, sembilan kan. Jadi waktu Indonesia mau dibentuk, memang sudah 'dihitung' oleh para kiai melalui ilmu nujum bahwa angka 9 akan menjadi kunci negara ini," jelas Agus.
"Dasar negara kita Pancasila, jumlah hurufnya sembilan. Undang-undang yang kita gunakan UUD 1945, empat tambah lima berapa? sembilan juga kan. Saya rasa tidak ada yang namanya kebetulan ketika membicarakan hal-hal seperti ini.Tapi jika membahas nama Indonesia yang berasal dari akronim Wali Songo, saya tegaskan itu tidak benar," tukasnya.
(Fakhri Rezy)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.