Menurut hasil penelitian, 43 persen pria yang berpartisipasi dalam penelitian ini kesulitan untuk menentukan apakah istri mereka mengalami orgasme atau tidak.
Orang yang mengira pasangannya telah mencapai orgasme mendekati angka 25 persen. Perbedaan waktu yang dibutuhkan laki-laki dan perempuan untuk orgasme disebut 'gap orgasme' dan penelitian ini telah menegaskan hal itu.
Kesimpulannya, wanita yang menikah akan memperoleh lebih sedikit orgasme daripada suami mereka. So, penelitian ini diharapkan bisa membuka mata bagi banyak orang tentang pentingnya orgasme. Terutama bagi mereka yang percaya bahwa sangat mudah bagi seorang pria dan wanita untuk mengalami orgasme secara bersamaan.

(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.