Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paru-paru Buatan Berhasil Ditransplantasikan

Agregasi Koran Sindo , Jurnalis-Senin, 13 Agustus 2018 |13:15 WIB
Paru-paru Buatan Berhasil Ditransplantasikan
Paru paru buatan berhasil ditransplantasikan (Foto:Ilustrasi)
A
A
A

Sementara itu, para ilmuwan mengembangkan organ paru-paru di laboratorium menggunakan sel-sel pasien untuk memastikan kecocokan yang sempurna. Teknologi pun turut berjuang untuk meniru pembuluh darah paru-paru organik yang sangat rumit dan halus.

Walaupun para ilmuwan sering mengalami kegagalan, tetapi pada akhirnya menemukan keberhasilan. Metode yang digunakan mampu mengembangkan pembuluh halus dan bisa diterima oleh tubuh pasien. Bentuk dasar paru-paru sangat penting untuk membangun paru-paru baru dengan seluruh komponen tubuh.

Protein yang dimiliki paru-paru dapat menjadi fungsi utama kelancaran jaringan oksigen. Tetapi, jika ada bekas dari organ dalam hewan, maka organ baru pun tidak bisa menjadi pasangan yang sempurna dan dapat ditolak. Para ilmuwan perlu membersihkan sel scaffold yang ada dengan proses dekellularization .

Artinya, mencucinya dengan kombinasi gula dan deterjen sehingga menyisakan kandungan protein. Setelah itu, ilmuwan menempatkan perancah ini ke dalam tangki dan memandikan bertahap dalam ëkoktailí sel dan nutrisi penerima babi. Para ilmuwan mengikuti detail protokol atau resep pembuatan paru-paru.

Selama 30 hari, para ilmuwan mengawasi setiap pertumbuhan paruparu. Sedikit demi sedikit paru-paru buatan tersebut tumbuh dengan baik hingga pada tahap untuk ditransplantasikan. Kemudian para ilmuwan menunggu selama dua pekan untuk melihat perkembangannya.

Hasilnya sangat mengejutkan, para ilmuwan melihat bahwa benih pembuluh darah yang mereka tanam telah tumbuh pada jaringan kuat untuk membawa darah melalui paru-paru. Dalam waktu satu bulan dan dua bulan, organ yang dikembangkan di laboratorium berfungsi sangat baik dan semakin membaik.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement