Menurut dr. Nagieb, gejala-gejala tersebut bisa datang dan pergi atau terjadi secara terus-menerus. Kekambuhan ini mungkin bisa dipengaruhi oleh jenis aktivitas yang anda jalani serta cuaca. Ia menyarankan bagi anda yang merasakan keluhan ini agar memeriksakan diri ke dokter. Apalagi jika gejala-gejala osteoarthritis yang dialami tidak kunjung reda selama beberapa minggu.
"Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk mengetahui penyebabnya jika belum terdiagnosis atau tingkat keparahannya jika sudah terdiagnosis," ujar dr. Nagieb.
Osteoarthritis kata dia, menyebabkan tulang rawan mengalami kerusakan secara perlahan-lahan. Tulang rawan adalah jaringan ikat padat yang kenyal dan elastis. Jaringan ini menyelubungi ujung tulang pada persendian untuk melindunginya dari gesekan. Penyebab kerusakan tulang rawan tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga bisa memicu kondisi itu, yaitu:
- Usia. Risiko osteoarthritis akan meningkat seiring bertambahnya usia seseorang khususnya bagi mereka yang berusia di atas 45 tahun.
- Jenis kelamin. Wanita lebih sering mengalami osteoarthritis dibandingkan pria.
- Cedera pada sendi. Sendi yang mengalami cedera atau pernah menjalani operasi memiliki kemungkinan osteoarthritis yang lebih tinggi.