- Rasa lemah dan pusing
Untuk pencegahan terjadinya serangan jantung, Dr. Hardjo menyarankan deteksi dini sebagai solusi terbaik. “Anda bisa melakukan pemeriksaan yang meliputi EKG (Rekam Jantung), Treadmill (Uji Latih Jantung), Ekokardiografi (USG Jantung), MSCT Cardiac, MRI Cardiac, dan Kateterisasi jantung yang merupakan pemeriksaan paling akurat saat ini atau disebut sebagai golden standard,”paparnya.
Jika ditemukan sumbatan, lanjutnya, penyakit jantung koroner memerlukan penanganan yang lebih serius seperti pemasangan stent pada arteri koroner bahkan operasi bypass. Tindakan ini bertujuan untuk membuka pembuluh arteri yang tersumbat dan mengembalikan aliran darah ke otot jantung.
Jantung memang merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting dalam hidup kita. Oleh sebab itu jika merasakan salah satu dari gejala jantung koroner yang disebutkan di atas sebaiknya segera hubungi dokter jantung dan konsultasikan kondisi Anda.
Cardiovascular Center merupakan layanan unggulan OMNI Hospitals untuk menangani masalah jantung dan pembuluh darah, contohnya penyakit jantung koroner. Dalam dua tahun terakhir, Cardiovascular Center OMNI Hospitals telah berhasil mengerjakan 2.700 kasus kateterisasi jantung. Dilengkapi oleh fasilitas terkini dan didukung 12 orang tim dokter yang terdiri dari spesialis jantung dan pembuluh darah, spesialis penyakit dalam konsultan kardiovaskular, dan spesialis bedah toraks kardiovaskular. Untuk penyakit jantung koroner, layanan yang diberikan di Cardiovascular Center mulai dari pemeriksaan diagnostik dengan EKG, treadmill, echocardiography, dan CT Cardiac hingga tindakan kateterisasi (pemasangan stent dan balon) jika diperlukan.
(Hessy Trishandiani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.