Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemoterapi Bisa Dilakukan pada Stadium Awal

Ainun Fika Muftiarini , Jurnalis-Selasa, 09 September 2014 |17:19 WIB
Kemoterapi Bisa Dilakukan pada Stadium Awal
Pasien melakukan kemoterapi di RS Omni Pulomas (Foto: Fika/Okezone)
A
A
A

PENGOBATAN dengan kemoterapi biasanya dilakukan ketika kanker sudah masuk stadium lanjut. Namun dengan teknologi terkini, kemoterapi juga bisa dilakukan untuk menangani kanker stadium awal.

Spesialis bedah onkologi, dr Henry Naland SP.(B)K.Onk mengatakan bahwa tidak ada batasan kapan bisa dilakukan kemoterapi pada pasien kanker. Bahkan, mereka yang masih di stadium awal bisa ditangani dengan pengobatan tersebut. Meski begitu, hal tersebut harus melihat dari sifat dan karakter dari kankernya.

“Pada stadium berapa pun bisa dipakai, hanya efek beratnya yang harus dipertimbangkan. Jadi, tidak ada batasannya,” ujarnya dalam acara soft launching chemo center RS Omni Pulomas, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Menurut dr Henry, metode kemoterapi sendiri memang tidak sepenuhnya menyembuhkan. Kendati demikian, metode tersebut paling tidak bisa menghambat pertumbuhan sel kanker.

“Kemoterapi itu untuk down sizing atau menghambat pertumbuhan sel. Dengan memberikan kemoterapi, tumor juga akan susut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, metode kemoterapi juga memiliki efek samping. Selain rasa sakit, pasien juga berisiko terkena alergi hebat setelah dilakukan kemoterapi.

“Efeknya bisa menurunkan nafsu makan, tapi paling besar adalah alergi atau pembengkakan,” tutupnya.

(Ainun Fika Muftiarini)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement