GERAKAN sosial langsung digalang masyarakat setelah beberapa saat gempa meluluh lantakkan Lombok dan sekitarnya, tidak hanya lewat dunia nyata saja, tapi gerakan juga dihimpun netizen di dunia maya dengan mengumpulkan dana lewat transfer bank. Cara lainnya pun dilakukan salah satunya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) dengan cara mengumpulkan rendang se-Sumbar untuk kemudian dikirim ke Nusa Tenggara Barat, dengan tujuan membantu kebutuhan pangan korban gempa.
Ya, masyarakat sekarang memang sudah lebih peduli dan tanggap bencana, terbukti dari langkah dan tindakan yang cepat dilakukan untuk membantu sesama. Namun, tidak hanya masyarakat dan Pemprov Sumbar saja, sebab pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia pun melakukan hal serupa dengan sumbangan yang berbeda.
Baca juga: Main Game 9 Jam Sehari, Bocah 6 Tahun Alami Kejang Wajah Permanen

Jika netizen menghimpun dana lewat sumbangan dan Pemprov Sumbar mengirim ratusan kilogram rendang, maka pemerintah mengerahkan seluruh jajaran kesehatannya dan memberikan makanan tambahan bagi korban gempa Lombok. Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sudah dikirimkan pada Selasa, 7 Agustus 2018, tersebut diketahui sebanyak 2 ton, seperti yang dikutip Okezone dari siaran pers yang diterima, Rabu (8/8/2018).
Pengiriman makanan tambahan ini dikirimkan sekira pukul 11 pagi waktu Indonesia bagian barat melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta kemarin. Tujuan pengiriman makanan tambahan oleh pemerintah selain untuk memasok makanan pada korban gempa, pun sebagai upaya mencegah kekurangan makanan bergizi di daerah yang terkena dampak bencana.
Baca juga: Intip Kehidupan Milenial dari Tempat Lahirnya Bangsa Viking, Tajir-Tajir Loh!
Masih dari sumber yang sama, makanan tambahan yang dikirim seberat 2 ton tersebut dibagi untuk balita dan ibu hamil, dengan pembagian 1,5 ton untuk balita dan 0,5 ton untuk ibu hamil. Setibanya di Lombok, Nusa Tenggara Barat nanti, makanan tambahan ini akan dibagikan atau didistribusikan oleh pemerintah daerah, sekira 0,5 ton makanan tambahan akan didistribusikan lewat Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara.

Sebelum terjadinya gempa pada beberapa hari lalu, PMT sebenarnya merupakan program yang dibuat pemerintah khusus untuk ibu hamil yang kurang energi kronis dan balita berbadan kurus. Akan tetapi, peristiwa alam yang tidak disangka-sangka terjadi, akhirnya program PMT pun dialihkan ke Lombok dan pengiriman dilakukan berdasarkan permintaan dari pemerintah daerah.
Baca juga: Youtuber Ini Beberkan Pentingnya Kebersihan Kulit saat di Depan Kamera
Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemenkes telah mengirimkan PMT dua kali ke Lombok. PMT pertama dikirimkan pekan lalu pada Senin, 30 Juli 2017 sebanyak 2 ton, yang berisi satu ton PMT balita dan satu ton PMT untuk ibu hamil, didistribusikan ke Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat.
(Fakhri Rezy)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.