HURU-HARA gempa yang terjadi di Lombok dan terasa sampai ke Bali membuat semua masyarakat Indonesia menaruh perhatian, memanjatkan doa dan memberikan bantuan. Keprihatinan publik dapat terlihat bahkan sampai ke media sosial, karena mulai banyak pula warganet yang berinisiatif menyediakan wadah untuk memberikan sumbangan pada korban gempa.
Meskipun hampir semua berita yang didengar berisi kabar duka dan memprihatinkan, ternyata ada secercah kebahagiaan yang sedang dirasakan oleh seorang ibu, karena berhasil melahirkan di tengah guncangan gempa berkekuatan 7,0 Skara Richter tersebut. Dihimpun oleh Okezone dari akun Twitter Indonesia Red Cross, Selasa (7/8/2018), ibu dan bayinya bersua untuk kali pertama di dalam pos pengungsian Kecamatan Bayan, Lombok Utara.
BACA JUGA:
Tidak hanya kisah perjuangan melahirkan di tengah hiruk pikuk ketegangan ibu Sri Handayani yang patut diteladani, tapi kelahiran bayinya pada Senin, 6 Agustus 2018 sekira pukul 5 pagi itu pun sontak saja langsung menarik perhatian masyarakat hingga jadi bahan perbincangan karena takjub. Kabar bahagia tersebut dibagikan oleh akun Twitter Indonesian Red Cross beberapa jam yang lalu, satu hal yang menjadi perhatian publik lagi, karena ibu tangguh berusia 38 tahun tersebut menamakan bayi laki-lakinya dengan cukup unik.
