Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melihat Keragaman Anggrek di Tengah Kawasan Hutan Pinus

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 02 Agustus 2018 |10:37 WIB
Melihat Keragaman Anggrek di Tengah Kawasan Hutan Pinus
Orchid Forest (Foto: Tiara/Okezone)
A
A
A

Konsep obyek wisata ini memang edutourism. Di museum anggrek ada petugas yang siap menjelaskan lebih lanjut tentang bunga tersebut. Mulai dari jenis hinga cara perawatan. Bagi penggemar anggrek, di sini juga bisa berkesempatan membeli tanamannya untuk selanjutnya dibudidayakan di rumah. Harga yang dijual kisaran Rp80 ribu sampai Rp150 ribu.

Tak hanya melihat pohon pinus dan tanaman anggrek, di obyek wisata seluas 14 hektar ini wisatawan juga dapat berfoto di berbagai spot menarik yang dikenal dengan istilah Instagramable.

"Karena 'kan zaman sekarang orang sudah enggak bisa lepas dari media sosial. Jadi kami menyediakan banyak spot foto," ungkap Lead Marketing Orchid Forest, Nexa Paisan saat ditemui Okezone bersama rombongan Kementerian Pariwisata, Rabu (1/8/2018).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bila ada beberapa spot yang menjadi favorit wisatawan. "Pengunjung sih paling sering berfoto di spot selfie pingpong ball. Soalnya dari kejauhan mirip hujan turun tapi berhenti. Terus yang terbaru ada spot temanya monokrom dengan segitiga ala industrial," imbuh Nexa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement