Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Ronaldo yang Mengangkat Bocah Korban Tsunami Aceh Bernama Martunis

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Minggu, 08 Juli 2018 |19:56 WIB
Kisah Ronaldo yang Mengangkat Bocah Korban Tsunami Aceh Bernama Martunis
Anak Angkat CR7 (Foto: Ist)
A
A
A

KETENARAN yang diperoleh para pesepakbola di lapangan, terkadang membuat mereka terlihat sombong dan arogan kepada para penggemarnya. Faktanya anggapan tersebut harus segera dibuang jauh-jauh. Beberapa pemain yang terlihat sombong, ternyata tidak seperti apa yang Anda bayangkan.

Salah satu pesepakbola yang dianggap arogan karena ketenarannya adalah Ronaldo. Namun jika di telisik lebih dalam Ronaldo bisa dibilang menjadi salah satu pemain sepakbola yang ramah dan peduli terhadap masyarakat di sekitarnya.

Baca Juga:

Ketika bencana tsunami datang menerjang wilayah Banda Aceh, pada 2004, Ronaldo yang iba, mengangkat Martunis yang merupakan bocah korban tsunami sebagai anak angkatnya. Meski bukan anak kandungnya, Ronaldo tetap memberikan perhatian kepada Martunis layaknya anak sendiri.

Martunis sempat diajarkan cara bermain sepakbola supaya bisa mengikuti jejaknya menjadi seorang pesepakbola yang tangguh di dunia. Pada 2015, Presiden Sporting CP, Bruno De Carvalho mengumumkan bahwa Martunis adalah bagian dari akademi sepakbola Sporting CP. Hal itu diumumkan bersamaan dengan hari ulang tahun ke-109 Sporting CP yang jatuh pada Rabu 1 Juli 2015.

Selain resmi menjadi akademi sepakbola Sporting Lisbon, Ronaldo juga mengundang Martunis untuk pergi ke Spanyol. Ia memperkenalkan anak angkatnya tersebut menuju Real Madrid yang merupakan klub yang dibela Ronaldo saat ini.

Tak hanya perhatian terhadap karier anak angkatnya, Ronaldo juga memperhatikan kehidupan Martunis. Ronaldo memberikan sebuah hadiah berupa Iphone 6 kepada Martunis sebagai hadiah.

Ronaldo menyerahkan hadiah tersebut ketika Ronaldo datang ke Portugal menjelang latihan bersama timnas Portugal jelang laga persahabatan melawan Prancis pada 2 September 2015.

Namun pada 2016, Martunis dikabarkan mencoba peruntungan baru di luar dunia sepakbola. Ia kabarnya mendaftar sebagai calon bintara polisi di Polda Aceh. Sebenarnya sudah sejak lama Martunis ingin berkarier sebagai seorang penegak hukum. Hal tersebut sudah ia katakan ketika ia baru menjalani program akademi di Sporting CP.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement