PENGGUNA ponsel pintar di Indonesia sepertinya semakin meningkat. Bahkan, penggunanya kini sudah merambah ke anak-anak.
Sudah banyak beredar di media sosial anak-anak yang menggunakan ponsel untuk beraktivitas. Ya, salah satunya menggunakan ponsel untuk membuat video-video yang mengocok perut sekaligus "mengasah" kreativitas mereka.
Walau pun ada embel-embel positif dari ponsel, bahaya dari memberikan ponsel ke anak tentunya lebih besar. Hal ini berkaitan dengan fenomena phubbing yang semakin marak di masyarakat kita.
Phubbing atau phone snubbing ini biasanya membuat seseorang akan mengabaikan lingkungan sekitarnya dan lebih memilih untuk berinteraksi dengan ponsel pintarnya. Sesuatu yang buruk, bukan?
Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi., menjelaskan bahwa masalah fenomena ini terletak dari kebiasaan seseorang yang akhirnya membuat dia terpisah dari dunia nyata. Alhasil, antisosial menjadi dampak terburuknya.