Lebih jauh lagi, tidak ada salahnya untuk memahami tujuan dari Halal bihalal yang memang menjadi tradisi saat lebaran.
Secara sosiologis, Halal bihalal adalah sarana untuk merekatkan tali silaturahmi, bersosialisasi, saling memperkenalkan diri antar anggota keluarga, dan tentunya sarana berbagi rezeki.
Hal tersebut sejalan dengan perintah agama untuk meningkatkan tali silaturahmi yang berkahnya antara lain di samping memanjangkan umur juga mendatangan rezeki.
Kemudian, secara psikologis, Halal bihalal adalah bentuk eksistensi seseorang, di mana dia merasa ditokohkan, dianggap sebagai orang penting, dan merasa dihargai. Dia akan merasa sangat senang kalau banyak yang bertamu ke rumahnya dan menyantap hidangan yang telah disediakan.
Meski begitu, budaya Indonesia yang ternyata tidak ada di negeri Arab ini sebaiknya tetap ada. Sebab, semakin sibuknya Anda dengan pekerjaan, dengan adanya halal bihalal ini menjadi ajang Anda bertemu kembali dengan kawan lama atau saudara yang sebelumnya tidak pernah dikenal.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.